image-header
Insight ID 30 June 2022

Kenali Apa Saja Jenis-Jenis Strategi Pemasaran yang Sering Digunakan

Setiap bisnis pasti memiliki target pasar sendiri. Dari segi demografi hingga kekuatan ekonominya. Target pasar sasaran ini sudah diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan produk yang dihasilkan. Untuk itu, beda produk atau layanan, akan beda pula cara pemasarannya. Produk dengan SES (Socio-Economic Status) A-C mungkin lebih efektif jika cara memasarkannya melalui social media dan mailing list sedangkan produk dengan SES D dan E mungkin lebih efektif jika memasarkannya di tempat umum seperti pasar, terminal bis, alun-alun kota, pasar malam dsb. 

Agar dapat memasarkan produk Anda secara efektif, Anda perlu mengetahui apa saja jenis-jenis strategi pemasaran yang sering digunakan kebanyakan brand pada umumnya. Berikut diantaranya.

1. Paid ads

Paid Ads atau iklan berbayar merupakan iklan yang disediakan oleh beberapa media besar network digital. Paid ads terdiri dari beberapa kategori, di antaranya iklan display atau banner, pay-per-impression (PPI), dan pay-per-click (PPC). Cara ini sangat efektif bagi perusahaan yang ingin menunjukkan produknya ke audiens dengan skala luas melalui berbagai platform digital.

2. Pemasaran transaksional

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh brand pada umumnya adalah memenuhi target penjualan. Strategi pemasaran transaksional ternyata cukup efektif dalam mengatasi masalah ini. Perusahaan yang menggunakan strategi ini mampu menarik konsumen untuk membeli lebih banyak produk yang ditawarkan melalui kupon belanja, diskon, promosi, dan acara-acara besar. 

3. Pemasaran media sosial

Saat ini, pemasaran media sosial sudah diketahui banyak orang, bahkan menjadi salah satu strategi utama dalam digital marketing. Pemasaran media sosial juga mudah digunakan, irit biaya, dan bisa menyasar banyak target sehingga strategi ini dapat diterapkan oleh berbagai perusahaan. Mengingat cakupannya begitu luas, perusahaan dapat membangun brand dalam waktu cepat.

4. Search engine optimization (SEO)

SEO adalah proses memperoleh traffic dan praktik optimisasi guna meningkatkan posisi sebuah website di dalam mesin pencarian (search engine). Strategi ini berkaitan erat dengan pemasaran konten, bahkan turut menentukan apakah suatu konten dapat dikatakan berkualitas atau tidak. Konten yang memenuhi SEO umumnya menempati posisi atas pada hasil pencarian yang berdampak pada naiknya jumlah traffic, meskipun faktor lain yang mempengaruhi SEO On Page seperti riset keyword, pemilihan judul konten, permalink, jumlah kata dsb juga turut berpengaruh. Hal ini juga dapat meningkatkan brand awareness sehingga semakin banyak audiens yang mengenal brand Anda.

5. Earned media (public relation)

Earned media merupakan publikasi yang bisa didapatkan dengan berbagai cara yang cenderung mudah, seperti testimoni media sosial, pembicaraan dari mulut ke mulut, review produk melalui marketplace, dan sebagainya. 

6. Email Marketing 

Email marketing adalah prosedur yang dilakukan marketer untuk mencapai tujuan pemasaran dengan mengirimkan email advertising kepada beberapa pelanggan atau audiens yang menjadi target bisnis. Adapun berbagai macam email marketing yang sering digunakan dalam strategi pemasaran seperti newsletter email, press release email, dan email transaksional. 

7. Program referral

Mungkin Anda sudah sering mendengar strategi pemasaran yang satu ini atau pernah menggunakannya. Program referral adalah strategi yang memerlukan peran dari konsumen dan calon konsumen, yaitu dengan mendorong mereka untuk memberi tahu orang sekitar mereka tentang produk atau jasa tertentu. 

Banyak perusahaan besar yang sukses mengaplikasikan strategi pemasaran ini, seperti perusahaan penyewaan penginapan, Airbnb. Perusahaan rintisan ini berhasil meningkatkan jumlah booking sebanyak 25% dan terus meningkat hingga 300% pada versi aplikasi 2.0.

8. Conversational marketing

Seperti namanya, conversational marketing merupakan strategi pemasaran yang mengandalkan conversation atau percakapan. Percakapan berlangsung secara real time melalui berbagai media seperti chatbot atau live chat. Dengan strategi ini, konsumen atau calon konsumen dapat secara langsung mendapatkan informasi yang mereka inginkan, bertanya dan melakukan transaksi secara cepat.

Conversational marketing akan sangat efektif khususnya bagi bisnis B2C, karena akan meningkatkan kualitas customer service sebuah bisnis dan juga dapat menjaga konsumen agar tetap berada dalam alur pembelian.

Banyak pilihan menarik dari jenis strategi pemasaran di atas yang mungkin ingin Anda coba. Jika Anda perlu bantuan profesional untuk menentukan jenis strategi pemasaran apa yang sesuai dengan perusahaan Anda, Anda bisa mengunjungi https://digiads.id/support dan mendapatkan informasi lengkap seputar layanan DigiAds yang paling sesuai dengan bisnis Anda.

Jika Anda tertarik menggunakan beberapa strategi pemasaran yang akan menjadi tren di kalangan pebisnis online tahun 2022 ini, maka Anda bisa membaca artikel terkait berjudul Tren Strategi Pemasaran Bagi Pelaku Usaha. 

Related Solutions
Image placeholder
Messaging

Layanan iklan berbasiskan text dengan menggunakan media sms untuk melanjutkan ke layanan utama.

Lihat Solusi Produk
Image placeholder
Display

Layanan iklan berbasiskan gambar & video pada situs yang dikunjungi oleh target konsumen saat browsing

Lihat Solusi Produk
Related Solutions
Messaging

Layanan iklan berbasiskan text dengan menggunakan media sms untuk melanjutkan ke layanan utama.

Lihat Solusi Produk
Display

Layanan iklan berbasiskan gambar & video pada situs yang dikunjungi oleh target konsumen saat browsing

Lihat Solusi Produk