image-header
Insight ID 22 December 2021

Dorong Bisnis Anda Lebih Unggul dengan Marketing Intelligence

Marketing intelligence adalah sebuah strategi yang dapat dilakukan oleh semua perusahaan untuk memperoleh informasi. Caranya dapat dilakukan dengan pengumpulan data dan analisis pasar yang sesuai dengan keadaan pasar saat ini.

Salah satu aspek paling penting yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan agar tetap kompetitif di pasaran adalah memahami kelebihan dan kekurangan kompetitor, situasi industri, dan perubahan lanskap konsumen secara keseluruhan.

Dengan mengantongi dan memahami informasi-informasi tersebut, perusahaan Anda bisa menyusun strategi marketing yang optimal. Mari simak lebih mendalam apa itu definisi dari marketing intelligence dan kenapa marketer tidak boleh sedikit pun luput soal topik ini.

Apa Itu Marketing Intelligence?

Marketing intelligence adalah data-data yang relevan dengan upaya pemasaran suatu perusahaan. Setelah dikumpulkan, data tersebut dapat dianalisis untuk memandu proses pengambilan keputusan marketing secara akurat dan efisien. 

Karena marketing intelligence digunakan untuk membantu upaya pemasaran, ini juga dipakai untuk menggali  informasi soal kompetitor-kompetitor, produk yang dibutuhkan pasar, dan tren atau perilaku konsumen. 

 

apa pentingnya marketing intelligence

 

Kenapa Marketing Intelligence Itu Penting?

Marketing intelligence harus menjadi tumpuan dalam setiap keputusan tim marketing Anda. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data kontekstual tentang tren dan perilaku konsumen dan industri, marketer dapat memperoleh pemahaman menyeluruh tentang upaya mana yang akan berhasil dan sebaliknya.

Inilah yang dapat memberikan tim marketing Anda banyak keuntungan dibandingkan kompetitor-kompetitor di pasar yang sama. Selain itu, marketing intelligence juga dapat memberikan marketer lebih banyak informasi tentang target audiens, dan mengevaluasi produk-produk yang sudah ada.

Lebih lanjut, pertimbangkan lagi dengan matang ketika menentukan KPI dari marketing intelligence Anda. Pasalnya, ini yang akan membantu Anda menggambarkan apakah upaya Anda selama ini menuju target yang sudah ditetapkan. Berikut jenis KPI yang bisa Anda tetapkan:

-    KPI Kuantitatif

KPI jenis ini adalah yang paling mudah ditentukan, sebab KPI kuantitatif lebih mudah diukur. KPI kuantitatif menganalisis data-data seperti total pendapatan dari kompetitor-kompetitor atau jumlah produk yang sudah terjual.

-    KPI Kualitatif

Meskipun lebih sulit untuk diukur, KPI kualitatif bisa membuat tim Anda memiliki sudut pandang lebih komprehensif tentang strategi marketing dan bisnis. Dengan KPI kualitatif, marketer akan bisa memanfaatkan indikator-indikator seperti survei konsumen, kuis, dan komentar-komentar dari media sosial.

 

ketahui tipe-tipe marketing intelligence

 

Tipe-Tipe Marketing Intelligence

Ada banyak metodologi berbeda yang bisa marketer pakai untuk mendapatkan marketing intelligence. Untuk itu, mari simak beberapa cara umum berikut ini, supaya Anda bisa memahami lebih lanjut target pasar yang sedang dituju:

-    Focus Group

Untuk melakukan focus group, Anda perlu memilih secara langsung sekelompok orang dalam upaya menciptakan ukuran sampel pasar yang dituju. Kemudian, akan ada seorang moderator yang mengajukan serangkaian pertanyaan yang telah disusun kepada para peserta untuk terciptanya diskusi di dalam kelompok. 

Focus group memungkinkan marketer untuk mendapatkan wawasan lengkap tentang pendapat para konsumen dari pasar yang dituju. Inilah yang akan membuat marketer bisa membuat keputusan yang lebih tepat untuk strategi marketing di masa mendatang.

-    Polling

Berbeda dari kuesioner dan survey, polling biasanya fokus hanya pada satu pertanyaan. Berbeda dengan pertanyaan terbuka yang mungkin disertakan dalam metodologi-metodologi lain, polling dapat dijawab dengan cepat dan mudah, sehingga tingkat respons akan lebih tinggi.

-    Trials

Trials adalah kesempatan bagi perusahaan untuk menguji variabel berbeda mengenai produk, sehingga memungkinkan tim marketing melakukan eksperimen dengan inisiatif baru sambil meminimalisir pemborosan anggaran. 

Sebagai contoh, sebuah produk baru sedang ditaruh di toko, atau pesan singkat via handphone untuk kampanye marketing baru terkirim di wilayah geografis tertentu. Walaupun usaha yang dilakukan cukup sederhana, inisiatif ini dapat menyasar ke audiens yang lebih besar.

-    Kuesioner

Kuesioner adalah cara lain bagi marketer untuk menjangkau ukuran konsumen yang cukup besar. Kuesioner dapat membantu marketer menentukan sendiri data kualitatif dan kuantitatif tentang konsumen mereka. Kuesioner dapat dilakukan baik online maupun offline.

-    Forms

Forms adalah cara bagi marketer untuk mempelajari lebih lanjut tentang informasi spesifik target konsumen mereka, dan seringkali apabila sedang mencari data berdasarkan demografi. Forms biasanya dilakukan oleh seorang researcher, dan tujuannya adalah untuk mendapatkan lebih banyak informasi tentang data objektif.

-    Survei Lewat Surat

Survei lewat surat adalah cara yang hemat untuk menjangkau konsumen dengan jumlah masif. Meskipun teknologi sudah berkembang dengan sangat canggih dengan adanya email, metode ini masih layak dipakai untuk perusahaan yang berusaha menjangkau lokasi di mana akses ke teknologi atau internet sulit ditemukan.

 

banyak jenis marketing intelligence

 

Apa Bedanya Marketing Intelligence dengan Marketing Research?

Marketing intelligence dilakukan agar menghasilkan strategi marketing yang lebih baik dan meningkatkan ROI marketing. Meskipun begitu, masih banyak yang sedikit bingung dengan perbedaan antara marketing intelligence dan marketing research.

Marketing intelligence dan marketing research jelas dapat membantu sebuah perusahaan membuat keputusan berdasarkan data yang bisa dipertanggungjawabkan. Namun, perbedaannya terletak pada tujuan keseluruhan dari masing-masing. 

Marketing research hanya berfokus membantu mendapatkan kejelasan tentang aspek kampanye tertentu tanpa mendapatkan informasi tentang faktor eksternal apa pun. Sementara itu, marketing intelligence berfokus pada pengumpulan data dari seluruh fungsi dan proses bisnis untuk mengoptimalkan efisiensi semua divisi.

Hal-hal yang Termasuk Dalam Marketing Intelligence

Marketing intelligence bisa memberikan perusahaan informasi akurat terhadap kompleksitas pasar yang dituju. Ketika dilakukan dengan benar dan tepat, ada empat sisi yang membantu marketer merumuskan marketing intelligence:

1.    Competitive Advantage

Jenis marketing intelligence ini melibatkan pengumpulan data dari para kompetitor untuk menyaring informasi yang dapat digunakan untuk mengembangkan strategi bisnis secara lebih efektif. Dengan memahami konsumen mana yang lebih memilih produk kompetitor, Anda dapat menyelaraskan strategi marketing dengan lebih baik untuk mengalihkan produk ke konsumen yang lebih ideal.

2.    Product Intelligence

Product intelligence merupakan cara menggali jauh ke dalam fitur produk serta bagaimana produk tersebut belum terjual di pasar. Biasanya, product intelligence dilakukan dengan berbicara langsung kepada konsumen, polling target konsumen atau dengan survei.

Dengan product intelligence, perusahaan bisa lebih memahami pembeda produk mereka dengan kompetitor, dan keunggulan kompetitif dari produk. Dengan begitu, Anda dapat lebih menyelaraskan produk dengan minat dan isu yang dialami konsumen. Inilah  yang bisa membantu mendorong penjualan.

3.    Marketing Understanding

Data yang digunakan untuk tipe marketing intelligence ini berkisar pada pengecekan pasar yang dihuni oleh calon konsumen dan konsumen lama. Sebagai contoh, apakah ada stok majalah, buku, atau koran yang dibaca oleh sebuah pasar? 

Memahami area mana target konsumen paling aktif, dapat membantu Anda mengidentifikasi campuran-campuran fitur, touch points, dan channel yang tepat untuk digunakan. Pertanyaan yang bisa digali adalah, di mana produk Anda dapat masuk ke dalam elemen tersebut?

4.    Consumer Understanding

Meskipun fokus sebagian besar perusahaan adalah pada penjualan, loyalitas dan retensi konsumen juga merupakan elemen yang sama pentingnya. Faktanya, perusahaan rata-rata mengeluarkan biaya lima kali lebih banyak untuk mendapatkan konsumen baru daripada mempertahankan konsumen yang sudah lama. 

Karena itu, memahami perilaku konsumen yang sudah ada dapat membantu Anda secara efektif ketika menargetkan konsumen baru. Pengeluaran untuk ongkos marketing pun menjadi bisa dipangkas, sekaligus membantu meningkatkan tingkat retensi. 

Untuk lebih memahami consumer understanding, pertimbangkan hal-hal berikut ini:

  • Siapa pembeli produk Anda?
  • Kenapa mereka membeli dari Anda?
  • Apakah mereka puas dengan pelayanan Anda?
  • Adakah hal yang bisa ditingkatkan?
  • Adakah kendala konsumen yang tim Anda bisa bantu?
tips memanfaatkan marketing intelligence

 

5 Tips Mengumpulkan dan Meningkatkan Marketing Intelligence

Agar memastikan marketing intelligence bisa berhasil menghasilkan data-data berharga dari pasar, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

1.    Kerahkan Tim Sales

Tim sales, baik dari sisi B2B dan B2C, memiliki posisi unik yang bisa banyak membantu untuk upaya marketing intelligence. Anda bisa meminta tim sales berbicara langsung dengan calon konsumen dan konsumen lama. Dua tipe konsumen ini biasanya benar-benar menguasai kondisi pasar, tren industri, serta kelemahan dan kelebihan kompetitor.

2.    Siapkan Dewan Penasihat Konsumen

Mengingat dibutuhkannya komunikasi langsung dengan para konsumen, Anda bisa membentuk dan menyiapkan dewan penasihat yang akan mengontak langsung konsumen. Dengan demikian, Anda akan dapat memahami minat, tantangan, dan kebutuhan pasar, sehingga membantu menciptakan kesimpulan yang lebih berharga.

3.    Fokus Pada Data

Melalui perjanjian dengan pihak ketiga untuk memfasilitasi adanya marketing intelligence, perusahaan dapat mengakses berbagai macam data online maupun offline. Anda bisa mengambil beberapa sumber data berikut ini sebagai contoh:

  • Daftar subscriber yang mengindikasi lokasi geografis.
  • Televisi dan jumlah langganan TV kabel yang mengindikasi jangkauan iklan dan air time.
  • Rentang siaran radio dan data kode pos.
  • Data atribusi.
  • Pengukuran brand awareness yang dilakukan melalui riset dari pihak ketiga.

4.    Pakai Platform Marketing Analytics

Dengan menggunakan platform marketing analytic, Anda bisa mengetahui secara lengkap informasi-informasi yang sudah digali dari konsumen. Misalnya, apakah mereka merespons iklan di televisi lebih baik atau dari media sosial? Jenis iklan kreatif apa yang lebih disukai konsumen? Marketer harus bisa lebih fleksibel dalam memakai platform marketing analytic supaya bisa beradaptasi dengan pasar.

5.    Mengumpulkan Tanggapan Konsumen

Menjangkau konsumen lama akan membuat Anda lebih memahami tentang persepsi seputar strategi marketing, pengalaman konsumen, kepuasan produk, dan lain-lain. Dengan informasi ini, strategi pemasaran dapat lebih difokuskan pada area yang sudah dikuasai dengan baik. Manfaatkanlah platform online seperti polling, survei, dan lain-lain untuk memvalidasi persepsi Anda terhadap konsumen.

Marketing intelligence juga bisa menjadi acuan untuk menetapkan tujuan perusahaan kedepannya. Dengan memiliki tujuan yang jelas, ini akan sangat membantu Anda meningkatkan efisiensi dan lingkup marketing intelligence Anda.

Untuk Anda para pelaku bisnis di Indonesia, menangkan persaingan bisnis di Indonesia dengan solusi marketing intelligence dari Telkomsel DigiAds yang akan membantu Anda memahami lebih dalam potensi pasar dan perilaku target konsumen melalui insight data pelanggan Telkomsel yang dianalisis secara komprehensif.

Marketing intelligence dari Telkomsel DigiAds akan memberikan Anda solusi yang meliputi risk insightdapat membantu Anda memahami risiko pada bisnis finansial Anda dengan analisis profil risiko pelanggan berdasarkan data telco.

Kemudian ada juga mobility insight yang akan membantu Anda memahami potensi pasar bisnis Anda dengan analisis data target konsumen berdasarkan lokasi dan pergerakan pelanggan Telkomsel.

Serta, solusi lifestyle insight yang akan membantu Anda memahami profil target konsumen Anda dengan analisis penggunaan internet pelanggan Telkomsel yang komprehensif.

Kembangkan bisnis Anda dan jadi pemenang di tengah persaingan yang ada bersama solusi marketing intelligence dari Telkomsel DigiAds!

Related Solutions
Image placeholder
Messaging

Layanan iklan berbasiskan text dengan menggunakan media sms untuk melanjutkan ke layanan utama.

Lihat Solusi Produk
Image placeholder
Display

Layanan iklan berbasiskan gambar & video pada situs yang dikunjungi oleh target konsumen saat browsing

Lihat Solusi Produk
Related Solutions
Messaging

Layanan iklan berbasiskan text dengan menggunakan media sms untuk melanjutkan ke layanan utama.

Lihat Solusi Produk
Display

Layanan iklan berbasiskan gambar & video pada situs yang dikunjungi oleh target konsumen saat browsing

Lihat Solusi Produk